11
Jun
12

Toughest Place to Be A Bin Man!!

Satu lagi video yang menurut saya layak tonton untuk semua masyarakat Indonesia.. Kali ini mengenai sampah! Wilbur yang di negara asalnya menjadi petugas sampah, dengan truknya yang canggih dan peraturan yang berjalan ketat di negara itu, mencoba 10 hari menjalankan profesi yang sama di INDONESIA:mrgreen:

Setelah menonton video itu, membuat saya berpikir.. kapan sih Indonesia bisa mengelola sampahnya dengan baik? Kapan profesi petugas sampah itu layak disebut sebuah profesi? Ada beberapa poin yang saya bahas disini:

Pertama, mengenai pemilahan sampah.. Pemilahan sampah berdasarkan jenisnya untuk didaur ulang itu harus berkelanjutan dari sumber sampai tujuan akhir (tempat pengolahan).. Contohnya di kampus saya, sudah ada tempat sampah yang dibedakan berdasarkan jenisnya, tapi akhirnya disatukan lagi waktu akan dibawa ke tempat pembuangan selanjutnya.. Seharusnya hal ini menerus, menggunakan pengangkut sampah (truk atau gerobak) yang juga memiliki sekat-sekat pemisah, lalu tempat pembuangan sementara (TPS) juga ada pemisahan, sampai pada akhirnya di TPA (akhir) bisa dengan mudah didaur ulang..

Kalau melihat kondisi di video, yang melakukan pemilahan adalah para pemulung.. Coba pemilahan dilakukan dari sumbernya, kerja mereka bisa lebih ringan kan?? Sebenarnya kita, saya pribadi, masyarakat Indonesia bisa dan mau melakukan pemilahan asal pasti diteruskan pada proses selanjutnya, ya kan?? Sekarang tinggal tugas pemerintah, dalam skala kota, dalam hal ini walikota yang membuat kebijakan tersebut.. Skala kota menurut saya paling tepat, karena biasanya TPA ada di skala kota.. Memang skala RT atau institusi seperti kampus juga bisa, tapi efeknya tidak berjalan lama, karena di luar itu mereka akan membuang sampah seperti biasa.. Jadi tidak ada proses pembiasaan dan perubahan pola hidup..πŸ™„

Kedua, mengenai teknologi pengelolaan sampah.. Pemerintah kota harus lebih dulu membuat sarana prasarana pengelolaan tersebut.. Tapi bisa ditebak, alasannya ‘nggak ada uaang..! ‘πŸ™„ Memang untuk mempunyai truk sampah yang dipakai Wilbur itu sangat mahal apalagi kota di Indonesia yang cenderung padat, jalan kecil, dsb. cenderung nggak cocok.. Menurut saya jawabannya adalah riset..! Riset bisa mengajak mahasiswa, dimana mereka belum profit oriented, lebih kepada mencari pengalaman dan ilmu.. Ide-ide mahasiswa banyak dan ‘gila’, mereka pasti bisa membuat gerobak sampah dan metode pengumpulan sampah yang efektif, manusiawi dan muraah..πŸ˜‰ Nggak ada kata terlambat, atau belum waktunya, yang ada adalah kita butuh sekarang!

Ketiga, mengenai pandangan pemulung.. Terlihat memang pandangan Wilbur cenderung logis, sedangkan Imam cenderung pasrah.. Memang tidak salah kita berusaha sekuat tenaga dan pasrah kepada Tuhan.. Tapi menurut saya usaha yang dilakukan Imam hanya menggunakan tenaga tanpa menggunakan pemikiran.. Masa depannya, keluarga, dan anaknya tidak direncanakan.. Tuhan pasti memberi jawaban, tapi kalau kita tidak mau berubah sama saja kita tidak berusaha..πŸ™‚

Terakhir, ini hanya pandangan saya mengenai hidup ini, monggo kalau ada pendapat lain atau kritik.. Intinya saya cuma mau menyampaikan, Do your best and God will do the Rest.. Apakah kita sudah melakukan the best? Menggunakan segala daya tenaga dan pikiran? Takdir memang ditentukan Tuhan, tapi nasib adalah pilihan di saat kita melakukan perubahan.. Hidup cuma satu kali, isilah hidup ini dengan terus berusaha mencapai cita-cita setinggi langit..πŸ˜‰

Kira-kira beda jauh nggak ya kalau profesi arsitek di luar negri dibandingkan dengan di dalam negri?:mrgreen:


0 Responses to “Toughest Place to Be A Bin Man!!”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Galih Winastwan’s Personal Blog

A simple blog, contains some articles about architecture, design, digital architecture and much more in Indonesian language..

Blog Stats

  • 79,634 kunjungan

Kalender

June 2012
M T W T F S S
« Feb   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

My Portfolio


view my portfolio:
coroflot.com/winastwan

%d bloggers like this: