17
Jun
10

Maket Colormount: Studio Tematik 1..!!!

Akhirnya bikin maket pake kertas colormount..!😀 Ini maket Studio Tematik 1, kampus Jurusan Arsitektur dan Perencanaan UGM.. Karena hampir semua file terhapus, agak sulit juga bikinnya, untungnya masih ada siteplan, denah lantai 1 dan 3..🙄 Awalnya mau bikin skala 1:200, tapi setelah dipikir2, sitenya ntar seukuran A1, bahan yang dibutuhin banyak, harus bikin banyak pohon2 gede, juga detail dari maket pasti lebih banyak.. Akhirnya bikin 1:500, kecil, site seukuran A4, detail ngga perlu dibikin juga udah bagus, pohon2 cukup kecil2..:mrgreen:

Tema maketnya tetep.. monokrom! Tapi dengan bahan kertas colormount, didapat hasil yang lebih bagus dari maket semester kemarin yang pake kertas Kappa.. Colormount yang dipake warna kuning gading, ditambah rumput untuk serbuk kayu yang alami coklat, pohon yang alami dari spon warna kuning..🙄 Bahan2nya selain yang disebutin di atas, ada PVC, karton 2mm, kertas HVS, Pilox item doff dan epoxy..

Tahapan pengerjaannya, pertama bikin sitenya.. Siteplan diprint, tempel di colormount, lalu potong colormount mengikuti tapak bangunan, jalan dan area parkir.. Jalan dan area parkir tetep pake bahan yang sama dengan bangunan supaya ngga terlalu banyak material yg mengurangi kesan monokrom.. Lalu trace (jiplak) potongan jalan ke karton 2mm, untuk mendapat pola bagian mana saja yang perlu diberi rumput.. Cairkan lem putih dengan air, oleskan dengan jari, taburi serbuk kayu butiran halus, lalu beri lem lagi dengan hati2, dan taburi lagi.. Tunggu kering dan rumput tertanam sempurna..! (ini pertama kali bisa bikin rumput sempurna, rahasianya di kekentalan lem itu..😉 )

Setelah potongan tapak dan jalan ditempel ke karton yang udah dirumputi (ini juga cara agar pertemuan antara rumput dan jalan terlihat rapi), mulai bikin bangunannya.. Susun dinding2 seperlunya, lalu pasang plat lantai di atasnya.. Semua pakai colormount.. Ini juga cara supaya maket keliatan detail, daripada membuat satu bangunan utuh langsung, tanpa adanya setiap lantai..🙄 Untuk PVCnya sebelum dipotong semua disemprot pilox epoxy dulu biar agak blur jadi bagian dalam maket ngga terlalu keliatan.. Oya di maket ini dibikin bisa dibuka, tapi cuma lantai 2, jadi 2 lantai di bawah nempel di site, 2 lantai atas terpisah.. Beberapa bagian dinding dan kaca juga nempel di maket yang terpisah.. Sayang kan udah bikin dinding di dalamnya kalo ngga bisa diliat..😉

Lalu finishing terakhir, bikin detail seperti truss pada jembatan, green roof yang juga pakai serbuk kayu, ada shading yang cara buatnya pakai PVC dilapis isolasi kertas, dicutter garis2, lalu diambil selang-seling, lalu dipilox epoxy.. Untuk solar panelnya juga PVC yang dipilox item doff.. Lalu ada kerucut2 penangkap hujan, yang tadinya bingung bikinnya pake apa, akhirnya inget pake cara kayak bikin kerajinan dari kertas daur ulang yang bisa jadi kalung.. Digulung2 jadi bentuk corong.. Yah emang detail green architecturenya harus dimunculin, kan konsepnya itu.. Terakhir menanam pohon2..!😀

Selesai dan packaging..! Masuk ke box sepatu..! Siap dibawa display.. lagi2 dengan ukurannya yang kecil bisa dibawa sendiri, ngga usah naik taxi Ford Focus Rp 30.000 ke kampus..😀 Dan lagi2 selesai beberapa hari sebelum deadline, jadi ngga bikin kepikiran ujian yang lain.. Yah saya merasa ini maket terbaik, yang penting dari semester ke semester selalu ada kemajuan..😉


7 Responses to “Maket Colormount: Studio Tematik 1..!!!”


  1. 20 November 2010 at 16:19

    bikinnya berapa hari lih?

  2. 2 Galih
    6 December 2010 at 09:11

    wahaha baru bales, jarang banget buka blog sih..

    berapa hari ya, lupa, seingetku dibikin dengan santai soalnya mulainya duluan dari yang lain😀

  3. 3 edgar sebastian
    1 April 2011 at 15:34

    keren bangunanya, dari segi penataan bangunan pun jarang yg terlihat seperti itu, dan dibuat juga jembatan penghubung gedung satu ke yang lain, penerapan kerucut diatap juga baik jarang loh yang punya ide ky gt hehehe. KEREN !

  4. 4 abi
    12 April 2011 at 20:11

    keren. TA besok maketnya segitu aja lih.

    ternyata dari wordpress bs dibikin ada notificationnya. masuk yahoo.mail tapi.

  5. 5 Christian
    12 August 2012 at 11:59

    wah keren bgd kak, saya suka bgd sama karya2 kakak. salam kenal kak, saya baru msk arsitek semester 1 di Jakarta hehehe
    klo bole tw saya penasaran bgd sama sistem kerucut2 penangkap hujan, setelah hujannya ditampung akan diapain sih kak? hehe

    thx b4🙂

  6. 6 Galih
    12 August 2012 at 14:44

    Oke, welcome to the jungle.. Air hujan ditampung lalu difilter, tergantung kualitas hasilnya, bisa hanya untuk siram tanaman atau konsumsi harian..

  7. 27 November 2013 at 15:46

    kak kertas colormount itu kayak apa sih? Aku di Surabaya, nyari di toko2 pada nggak tau itu kertas apa *hiks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Galih Winastwan’s Personal Blog

A simple blog, contains some articles about architecture, design, digital architecture and much more in Indonesian language..

Blog Stats

  • 79,634 kunjungan

Kalender

June 2010
M T W T F S S
« May   Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

My Portfolio


view my portfolio:
coroflot.com/winastwan

%d bloggers like this: