28
Feb
09

Practical Emergence..!

Practical emergence.. kalau diartikan secara mudahnya, yaitu bereksperimen dengan simulasi untuk memunculkan kejadian yang tidak terduga.. Contohnya dalam arsitektur, kita bisa mensimulasikan pergerakan orang dalam suatu bangunan, sehingga kita bisa melakukan perancangan lebih lanjut bagaimana menata ruang, atau kita bisa membentuk suatu struktur bangunan yang mungkin tidak kita duga sebelumnya bahwa struktur seperti itu stabil.. Dengan mensimulasikan terlebih dahulu, kita bisa membuat desain yang lebih teratur dan kreatif..!😀

Simulasi yang dilakukan disini menggunakan bahasa program komputer.. Simulasi ini jika digambarkan mirip seperti teori kinetik gas, dimana terdapat partikel yang bergerak secara acak dalam suatu media cair, dan pergerakan partikel-partikel itu dipengaruhi oleh temperatur, tekanan, kepadatan dan viskositas..🙄

Misalnya pada contoh pergerakan orang dalam suatu bangunan, disini kita menggunakan partikel sebagai pengganti orang.. Partikel itu secara otomatis akan bergerak secara acak, tapi juga tetap waspada agar tidak bertabrakan dengan partikel lain.. sama seperti orang yang berjalan, mereka akan menghindar jika akan terjadi tabrakan.. dan partikel-partikel itu juga dipengaruhi temperatur, tekanan, kepadatan dan viskositas itu.. Sama seperti orang yang berjalan, jika melihat sebuah tanda toilet, jika dia membutuhkan, dia akan mengikuti tanda itu.. atau melihat lukisan yang menarik, maka ia akan melihatnya..

emergence-1

Walaupun proses simulasi berlangsung secara otomatis, tapi hasil dari simulasi ini tidak terduga, sehingga kita harus bereksperimen mencoba-coba sampai mendapatkan hasil yang kita inginkan.. Kita harus mencoba dimana meletakkan tanda toilet, misalnya, atau mungkin kita harus menyediakan space yang luas untuk menampung aktifitas lain agar mendapat jalur sirkulasi yang baik dalam bangunan itu..

Contoh lain, simulasi ini bisa untuk mendapatkan struktur bangunan yang stabil tapi tidak terduga sebelumnya.. Masih menggunakan partikel, dimana partikel akan bergerak dan berikatan dengan partikel lainnya, yang pada akhirnya membentuk sebuah struktur yang kreatif..!🙂 Bisa juga kita mempunyai bentuk tapi tidak mengerti bagaimana struktur yang membentuknya, maka partikel-partikel akan bergerak dan berikatan secara otomatis sesuai bentuk yang kita inginkan.. Memang disini tidak bisa dibilang emergence karena kita sudah mengetahui bentuk yang kita perlukan..😉

emergence1

Sesuai dengan tujuan dari arsitektur dijital, dengan melakukan simulasi seperti ini kita bisa mendapatkan efisiensi waktu dalam perancangan sebuah desain.. Bandingkan jika kita harus mensurvey banyak orang untuk melihat respon mereka terhadap sesuatu, akan lebih cepat jika kita mencoba-coba hanya dengan simulasi seperti ini.. Selain itu jika kita mencari bentuk-bentuk arsitektural dengan teknik ini akan didapat suatu hasil desain yang lebih kreatif dan tidak terduga oleh orang lain sebelumnya..😉

Sumber:

Williams, C. J. K., Kontovourkis, O., 2008. Practical emergence. In: Littlefield, D., ed. Space craft: Developments in architectural computing. RIBA Publishing, pp. 68-81.


31 Responses to “Practical Emergence..!”


  1. 1 tie2
    7 March 2009 at 22:24

    waoo….

    asik iah kalo kita punya program kya gitu…
    pasti kita bisa bikin bangunan yang bener-bener menyesuaikan dengan aktifitas penghuninya..jd penghuninya bakal ngerasa nyaman dan tidak terbebani masalah ruang..n_n

    postingnya bagus lih…bhasanya enak..mudah dimengerti…bsk2 kalo posting kya gni lg iah..byar enak dibacanya..>.<..

    keep creating..!

  2. 2 Galih
    8 March 2009 at 11:22

    iya.. emang waktu mau nulis mikir2 gimana bahasanya biar gampang dipahami.. Kalo nulis kayak yang di buku berat banget untuk dipahami, percuma kan ditulis lagi di blog tapi tetep ngga paham yang baca..😉

  3. 8 March 2009 at 23:36

    lih…hmm….

    nah bagus nih…ak bikin pengertiannya km bikin cara simulasinya….

    cm nambahin nih….
    simulasi dengan komputer itu disimulasikan dengan memakai aturan – aturan. Seperti : kalau ketemu tanda A harus belok ke kanan atau bisa ke kiri kalau wanita. Jadi simulasi ini punya keterbatasan. Nah kalo di dunia nyata misalkan kita bertemu orang lain yang kita ga kenal. Bisa aja kita cuma lewat tanpa menyapa. Tapi kalo orang lain itu cowo cakep atau cewe cantik, bisa saja kita ngajak dia kenalan. Kemungkinan yang tidak terbatas ini yang coba disimulasikan. Tapi jelas tidak bisa semua kemungkinan ini dimasukkan jadi disebut ‘terbatas’

  4. 4 chocochic
    9 March 2009 at 10:07

    ehmm…yupz..

    Mungkin emang program kaya gini yang kita butuhin…
    Misalnya aja tentang strukturnya,,kita jadi bisa bikin simulasi dari desain kita dan nyiptain bangunan dengan struktur yang bagus tanpa membatasi kita buat bikin bentuk bangunan yang aneh2. Selain tu juga bisa tahu gimana simulasi pergerakkan orangnya jadi kita juga bisa tahu kebutuhan buat penggunanya tu apa aja…
    Tapi dalam mendesain juga butuh rasa jadi jangan terlalu bergantung sama komputer. Yang bisa tahu kebutuhan manusia adalah manusia itu sendiri, bukan program digital..
    Heleh!! Bahsaku berat banget

  5. 5 Galih
    9 March 2009 at 12:26

    hmm.. ya memang komputer hanya sebagai fasilitas dan sarana.. sama kayak mobil, bagaimanapun juga pasti harus ada sopir yang mengendalikan dan menentukan tujuannya kan..😉 di practical emergence juga gitu, memang simulasi berjalan secara otomatis, tapi kita juga yang menentukan dan mencoba2 bagaimana menentukan aturan2 sehingga hasil yang didapat sesuai dengan keinginan kita..

  6. 9 March 2009 at 17:30

    Software nya keren n bermanfaat banget tuh dalam mendesain,, jadi mengurangi resiko ‘trial error’. Selain efisiensi waktu, Mungkin juga bisa meningkatkan efisiensi dengan membuat sesuatu yang benar2 berfungsi.

    Umm, berarti sesuai dengan semboyan ‘form follow function’ yaaa????

  7. 7 venk
    10 March 2009 at 17:50

    wow, keren juga ada software seperti ini.
    tapi tetap saja ada kekurangannya.

    karena sampai kapanpun cara berpikir manusia tidak akan pernah bisa disamakan dengan partikel-partikel dengan AI yang udah ditentukan seperti tadi.

  8. 8 Galih
    10 March 2009 at 18:43

    iya.. juga tentang material dan teknologi bahan bangunan, mungkin belum ditemukan material dan teknologi yang memenuhi syarat untuk membentuk struktur yang muncul secara alami seperti itu..

  9. 9 gana
    11 March 2009 at 04:26

    weeew…
    udah ada software beginian yaah..
    sebenarnya ini tuh mirip2 sama behavioral programming waktu mppd ga sih?
    enak banget dooong…
    g usah meneliti perilaku orang, cuma pake program doang..
    tapi apa pierlaku tiap manusia di tiap tempat itu sama?
    perilaku orang disini dan disono beda2 kan..
    apa software ini cuma compatible buat negeri paman sam?
    ato itu juga bisa diaplikasikan ke negri paman sby dengan beberapa perubahan?
    ato udah ada?
    ganaganesha.blogspot.com

  10. 11 March 2009 at 04:51

    Teknologi benar-benar sangat membantu dalam dunia arsitektur ya. Tidak hanya masalah simulasi struktur, material, visualisasi desain bahkan pergerakan di dalamnya juga bisa disimulasikan. Ini sangat membantu lho karena dengan demikian kita dapat melihat seberapa berfungsinya ruang dalam bangunan. Selain itu kita juga dapat merasakan ruang itu sendiri. Kejutan ruang merupakan sesuatu yang sangat menarik. Dengan teknologi ini kita dapat melihat apakah kejutan ruang yang ingin diciptakan berhasil atau tidak. Selain itu aktivitas atau pergerakan, yang merupakan elemen penting dalam arsitektur, dapat kita lihat langsung sehingga memungkinkan kita melakukan koreksi jika ternyata tidak sesuai dengan yang diinginkan. Ini sangat membantu dan membuat proses desain lebih efisien.

  11. 11 March 2009 at 06:41

    ow..software yang keren tuh.baru taw ni.
    pasti sangat membantu kita dalam mendesain karya arsitektur.
    sip…sip…

  12. 12 alyasabi
    11 March 2009 at 08:32

    hemm..arsitektur dijital merangasang berkembangnya inovasi para arsitek nyem..nyem

  13. 13 andyan diwangkari
    11 March 2009 at 08:33

    hemm..arsitektur dijital dapat merangsang inovasi para arsitek

  14. 11 March 2009 at 09:29

    hebatnyaa perkembangan teknologi..udah bisa menghasilkan program2 begini juga..

    memang dengan simulasi kayak gini, kerjaan kita jadi lebih praktis dan efisien.
    Kalo program ini bisa dipelajari di perkuliahan seru tuh pasti..

    he..menanggapi komentar sodara mario diatas, emang tiap program pasti punya keterbatasan. gak ada program yang bener2 sempurna(bahkan manusia pun g ada yang sempurna).jadi kita tetap harus terus belajar dan memahami perilaku manusia tanpa bergantung seluruhnya pada program komputer..benar tidak??

  15. 15 Alda
    11 March 2009 at 14:00

    wah ada lagi program yang bikin hidup ini lebih mudah
    keren banget ga usah pake survey2 segala tinggal disimulasi
    tp pasti ada kekurangannya kan
    program buatan manusia gitu

  16. 16 Abi
    11 March 2009 at 16:50

    Kereen…
    Tapi lebih baik lagi kalau urusan keselamatan dalam bangunan kayak gini tidak sepenuhnya dipercayakan pada software… survey perlu juga tuh…

  17. 17 stephanustheodorussuhendra
    11 March 2009 at 17:49

    Memperkirakan apakah seseorang akan berbuat sesuatu, memperkirakan apakh struktur nya akan kuat, apakah experimen cahaya nya bagus?, tetapi kalau pencahayaannya baik dan bagus, apakah itu dapat berpengaruh dengan baik terhadap psikis manusia yang terdapat didalamnya, yang saya takutkan adalah kegilaan akan kontrol akan terus-menerus hadir dengan cara berpikir seperti ini. Tschumi pernah berkata “I do not design in order to make people do something, but I design so that people can choose what they want to do”

  18. 11 March 2009 at 18:58

    @ gana : cieee yg mau jd programmer!!!!!
    @ gakih:gilaaakkk..kereeeennn….asemmm.aq pikir blm ada lho yg beginian,,,bener bgd nih ngurangin resiko trial error.cz klo cm ngawang2 tuh ssh.aplg klo udah mulai disple ke dosen trs ditanyain ini gmn resiko sirkulasi dll,qt kn cm asal berpendapat aja,blm ada dasar2 kebenarannya.hahahahaha (apaan c kok mlh ketawa)

  19. 11 March 2009 at 19:52

    oo gt. so that simulation is kinda of ‘trial an error’ program yak? kita harus bereksperimen mencoba-coba sampai mendapatkan hasil yang kita inginkan.. Kita harus mencoba dimana meletakkan tanda toilet, misalnya, atau mungkin kita harus menyediakan space yang luas untuk menampung aktifitas lain agar mendapat jalur sirkulasi yang baik dalam bangunan itu..

  20. 20 ayuratih28
    11 March 2009 at 21:24

    wewwh…bagus banget prgram simulasinya ,,brarti bisa tau kapasitas orang dalam suatu bangunan yaa?

  21. 11 March 2009 at 21:57

    software semakin lengkap saja….analysis dapat dilakukan dalam segala aspek, sampai pada perilaku…. kalau software ke-psikologi pelaku da gak ya?teruz kolaborasi ma faklts psikologi ..

  22. 22 alin
    11 March 2009 at 21:58

    setuju tuh sama mario…emang disimulasinya tiap individu tuh diberi perlakuan tertentu yang mencermnkan sifat dan perilaku manusia yang sebenarnya…jadi bisa ketahuan deh ntar gimana pola yang terbentuk sebagai acuan desain…
    posting yang oke…lengkap dan rinci..

  23. 23 raissapitasari
    11 March 2009 at 22:01

    makin beragam software yg ada sekarang ini membantu kita dalam mendesain, memang sepatutnya kita gagg boleh ketinggalan jaman ‘n trus update ma yang begituan
    tapi kita juga sebaiknya gagg lupa dasar software tu dari otak dan tangan, maka jangan dijauhi juga cara tradisional ‘n manual
    sebenernya sayah juga gagg bisa gambar, gaptek juga..lengkap de…

  24. 11 March 2009 at 22:12

    arsitektur digital mampu mengembangkan bakat terpendam para arsitek..sip!

  25. 25 christian
    12 March 2009 at 01:40

    mantabs! kita bisa simulasiin kejadian2 emergency dan memikirkan solusi yang terbaik.
    bener2 keren ni software. ada masternya ga? :p

  26. 12 March 2009 at 02:25

    “Selain itu jika kita mencari bentuk-bentuk arsitektural dengan teknik ini akan didapat suatu hasil desain yang lebih kreatif dan tidak terduga oleh orang lain sebelumnya..” …dan tidak terbayangkan bagaimana menghitung strukturnya oleh teman2 kita di sipil…yah itu hanya efek samping yang dapat dikesampingkan…terlebih daripada itu semua, perlu juga dalam berinovasi desain dipikirkan bagaimana kita mampu menghasilkan desain yang kreatif tanpa harus menjadi “liar” dan lebih tepatnya humanis baik tanggung jawab sosial kita sang arsitek terhadap lingkungan maupun sosial budaya.

  27. 27 hartantyo
    12 March 2009 at 04:14

    wah, brarti dengan program ini bisa lebih cepat pencapaian desain secara maksimal

  28. 12 March 2009 at 06:27

    software yang benar-benar bagus.
    kehadiran software ini tentu saja sangat memberikan kemudahan bagi arsitek baik dalam hal perancangan maupun prensentasi.
    tetapi tetap saja kemampuan dasar dari seorang arsitek adalah hal yang mutlak harus dimiliki dan diperhatikan.

  29. 12 March 2009 at 10:32

    wouu,, bagus banget programnya tuh,,

    jadi program ini sangat membantu dalam proses desain bangunan yah,,

    tapi apakah program ini sudah menjamin keselamatan orang-orang yang ada di dalam bangunan ini??

  30. 30 Galih
    12 March 2009 at 21:01

    makasih buat yang udah komen.. nyoba menjawab beberapa pertanyaan:

    @25 kalo ngga salah programnya pake C++, ada kok contoh bahasa programnya di buku sumber kalau mau..😉

    @29 keselamatan tentunya dipengaruhi banyak faktor, mungkin desain simulasi udah oke, tapi pembangunan, material bangunan dan teknologinya kalau ngga mendukung ya bisa berubah jadi bencana..😀

  31. 31 ariflaksono
    20 March 2009 at 02:03

    Seperti pada artikel temen-temen yang lain, simulasi memang sangat menguntungkan karena kita bisa melihat respon penghuni terhadap desain bangunan yang kita buat. Apakah akan merasa nyaman dan mudah atau sebaliknya. Simulasi ini memang menguntungkan dari segi keamanan dan keselamatan penghuni. Kerusakan dan kesalahan pada bangunan akan cepat kita perbaiki sebelum dibangun.

    Selamat belajar

    ariflaksono.blogspot.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Galih Winastwan’s Personal Blog

A simple blog, contains some articles about architecture, design, digital architecture and much more in Indonesian language..

Blog Stats

  • 79,634 kunjungan

Kalender

February 2009
M T W T F S S
    Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

My Portfolio


view my portfolio:
coroflot.com/winastwan

%d bloggers like this: