Sebenarnya ini posting yang lupa dipublish di tahun lalu, sayang kalo nggak dipublish juga, hehe.. Bagi newbie seperti saya yang mau mulai mencoba fotografi, memilih DSLR pertama bisa dibilang gampang-gampang susah.. Review dari majalah fotografi dan fotografer profesional pastinya banyak kalau digoogling, tapi disini saya coba menganalisis dari pandangan seorang awam..
Baru atau seken? Pandangan saya pribadi sebagai newbie adalah ‘membeli semurah-murahnya’.. Jadi kalau beli baru tentu tipe paling basic dari merek itu, kalau beli seken ya juga tipe paling basic dari merek itu, jadi bukan kamera high end seken dengan harga mendekati kamera basic baru, dan juga bukan yang murah tapi jadul..

Dan keputusan saya adalah membeli kamera baru.. Kenapa? Karena pertama tentunya barang baru terjamin kondisinya, ada garansi, dan nggak perlu memilih, memeriksa kondisi dan repot menawar.. Kedua karena tipe kamera basic terbaru lumayan memiliki fitur baru yang belum ada di tipe kamera basic satu generasi sebelumnya..
Untuk merek, saya percaya Canon atau Nikon.. Atas pertimbangan kedua merek tersebut yang banyak dipakai teman-teman jadi ada kemungkinan tukeran lensa.. Dan juga memang 2 brand tersebut yang paling bersaing saat ini.. Untuk Canon ada tipe 1100D dan Nikon punya D3100.. Dan sebagai calon pengguna DSLR, saya belum menjadi fanatik terhadap salah satu merek, jadi bisa dibilang belum memiliki ‘keyakinan’..


Di Jogja, Canon 1100D dijual sekitar Rp 5.250.000 dan Nikon Rp 5.100.000.. (+1 for Nikon)
Pertama liat modelnya, Canon hadir dengan bentuk yg lebih stylish daripada Nikon.. Dari bodinya, Nikon terasa kaku dengan bentuk mengotak, sedangkan Canon lebih rounded.. Untuk tombol-tombolnya juga Nikon masih pakai model tombol bulat biasa, sedangkan Canon sudah mulai menggunakan bentuk tombol yg mengikuti bentuk body.. Selain itu juga Canon tersedia dalam 4 pilihan warna: hitam, merah, abu-abu, dan coklat.. (+1 for Canon)


Kedua liat LCDnya, Canon punya 2.7 in dan Nikon 3 in.. Lebih besar punya Nikon, tapiii.. jumlah pixelnya sama, 230.000 pixel.. Memang kedua tipe ini punya fasilitas rekam video, jadi ukuran lebih besar memang lebih baik, tapi buat review hasil jepretan foto, kualitas lebih diutamakan.. Bisa disimpulkan, kalau mau kualitas, LCD Canon lebih bagus, sedangkan kalau mau kuantitas, LCD Nikon lebih gede.. (+1 for both)


Ketiga, jumlah megapixelnya, Canon 12.2 MP dan Nikon 14.2 MP, lebih gedean Nikon, tapi denger-denger ukuran sensor Canon dan Nikon sama dan keduanya juga sudah CMOS, jadi sama kayak LCD, Canon lebih menahan gede MP untuk mempertahankan kualitas, sedangkan Nikon lebih memberi kuantitas.. (+1 for both)
Keempat ISOnya, Canon sampai ISO 6400, sedangkan Nikon cuma 3200, tapi bisa diboost sampai 12800.. Lagi-lagi saya melihatnya Canon lebih memberi kualitas, dan Nikon memberi kuantitas, karena dengan boost tentunya kualitas nggak bisa sebaik biasa, terang mungkin dapet lah, tapi noise bisa parah.. (+1 for both)
Kelima, jumlah titik Auto Fokusnya.. Nikon menang dengan jumlah 11 titik, sedangkan Canon Cuma 9 titik.. (+1 for Nikon)
Keenam untuk masalah video.. Nikon bisa merekam video 1080p dalam 24 fps (frame per second) sedangkan Canon Cuma 720p tapi bisa 30 fps.. Bisa dibilang Nikon merekam dengan kualitas frame yang lebih bagus, sedangkan Canon dengan pergerakan fim yang lebih halus.. Jadi bisa dibilang dua-duanya memberi kualitas, tapi dengan cara yang berbeda.. (+1 for both)

Ketujuh, masih di masalah video, saat merekam video, Nikon dapat melakukan Auto Fokus terus menerus (tracking AF), sedangkan Canon hanya bisa single AF.. Tapiii tracking AF saat merekam video menyebabkan suara motor fokus ikut terekam di video.. berarti ada penurunan kualitas rekaman.. (Mungkin Canon nggak memberi fitur itu karena Canon tidak mau menambah fitur dengan efek samping) Tapi keduanya tetap bisa menggunakan manual fokus, jadi disini Nikon memberi opsi tambahan.. (+1 for Nikon)
Kedelapan, daya tahan baterai.. Canon dalam 1 kali siklus baterai dapat mencapai 800 jepretan, sedangkan Nikon Cuma 550 jepretan.. Dan katanya untuk mencharge Canon hanya butuh 2 jam sedangkan Nikon 8 jam (tapi masih perlu diklarifikasi).. Tapi tanpa itu pun.. +1 for Canon
Kesembilan, fitur Bracketing, yaitu kemampuan kamera menjepret beberapa kali dalam 1 shoot dengan exposure yang berbeda-beda.. Canon punya ini, dan konon, Nikon nggak ada (CMIIW).. Padahal fitur ini cukup penting dan mendasar.. Jadi +1 for Canon

Kesepuluh, masalah garansi, Canon memberi garansi 1 tahun, sedangkan Nikon 2 tahun.. Wah tentunya ini pengaruhnya besar.. Jaminan 1 tahun lebih panjang, berarti kalau 1,5 tahun kemudian menjual kamera bisa dibilang Nikon masih ‘ada garansi setengah tahun lagi’.. Kesannya masih barang baru dan pembeli masih merasa mendapat jaminan.. Karena pengaruhnya menurut saya besar, jadi +2 for Nikon..
Untuk fitur-fitur lainnya saya rasa sama, buat pemula sama-sama punya guide di setiap menunya.. Jadi nggak perlu dibahas lah yang seperti itu, bisa digoogling untuk melihat fitur2nya.. Akhirnya, kalau ditotal Canon 7 points, Nikon 9 points..


Naah, di saat pilihan berat ke Nikon, saya melihat spek lensa bawaan (kit), dengan banderol harga segitu, Canon dapat lensa dengan Image Stabilizer (IS), sedangkan Nikon hanya dapat lensa biasa non-VR (IS Canon = VR Nikon).. Wah ini juga besar pengaruhnya, dengan lensa ber-stabilizer, tentunya bagi pemula ini menjadi nilai lebih.. Gambar blur karena tangan goyang, zoom terlalu jauh, speed rendah bisa diminimalisir.. Tambahan +2 buat Canon.. (Pantes Nikon murah, dimana-mana Nikon D3100 dijual di atas Canon 1100D, tapi dengan lensa VR)


Last, akhirnya bener-bener keduanya memiliki score yang sama (9 points).. Kalaupun Nikon dijual dengan lensa kit VR, tentunya tidak ada +2 buat Canon, jadi score Canon 7 dan Nikon 9.. Tapi tentunya Nikon bakal dijual lebih mahal, jadi Nikon nggak jadi dapet +1 dari segi harga, justru Canon yang dapet +1, jadi keduanya punya score 8 (imbang lagi)..
Dan pilihan ada di tangan Anda.. Bisa dibilang Canon lebih mementingkan kualitas, dan Nikon memberi kuantitas lebih..

Buat saya pribadi, saya lebih mementingkan kualitas, jadi saya prefer Canon 1100D.. Berikutnya akan saya bahas tentang Canon 1100D ini..



thanks, sy juga lagi pusjng milih…, kwalitas gbr gmn? apa ada beda?
secara saya belum pernah nyobain Nikon D3100, saya nggak bisa bilang kualitasnya gimana.. kalau dari Canon 1100D sendiri menurut saya kualitas gambar nggak ada masalah, tergantung dari cara ngambil gambar, ISO, dll..